TUYlGpdlGpC5TpM8BUWoTfMlGi==

Relawan Jokowi Saling Serang, Anies Melenggang



ANABERITA.COM, Sejumlah nama yang dulu menjadi relawan Jokowi kini saling serang. Hal dikarenakan mereka terpecah dalam dua kubu, yaitu kubu Prabowo-Gibran dan Ganjar-Mahfud.

Percikan perpecahan relawan Jokowi sebenarnya sudah muncul sejak lama dengan ditandainya sejumlah nama yang hengkang dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Beberapa nama itu diantaranya Guntur Romli. Diketahui, Guntur Romli merupakan tim sukses Ganjar Mahfud. Sementara di kubu Prabowo-Gibran ada nama Ade Armando.

Saking serang lebih keras setelah adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang akhirnya memuluskan jalan putera sulung Jokowi maju sebagai bakal calon Wakil Presiden mendampingi Prabowo.

Sejak saat itu sampai sekarang Relawan Jokowi semakin kencang untuk saling menguliti satu sama lain. Bahkan Jokowi sendiri tidak lepas kena kritik orang yang dulu menjadi relawannya pada Pemilu 2019 dan 2014.

Ikrar Nusa Bakti, mantan duta besar sekaligus pengamat politik yang menjadi simpatisan Jokowi berbalik arah menyerang Jokowi. Menurutnya, dirinya kini tidak mengenal Jokowi seperti dulu yang pernah ia dukung. "Jokowi sekarang bukan kita lagi," kata Ikrar.

Tidak hanya relawan, sejumlah politisi PDI Perjuangan yang dulu menjadi partai pengusung Jokowi dan Gibran kini ikut menyerang. Salah satunya adalah Masinton Pasaribu, anggota DPR RI dari Fraksi PDIPerjuangan dan Adian Napitupulu.

"Saya tidak melarang anaknya siapa maju, tapi prosesnya dong yang benar. Keputusan MK jelas, itu bukan untuk anak muda lain, itu untuk Gibran kok semua rakyat tahu. Ini yang ga benar," kata Adian.

Masinton Pasaribu lebih keras lagi soal putusan MK. Menurutnya DPR berhak menggunakan hak interpelasi kepada Presiden Jokowi terkait ini. Bukan cuma gras, Masinton bahkan telah gerilya mengajak anggota dewan lain untuk menggunakan hak interpelasi.

Anies-Imin Melenggang

Sementara itu, pada bagian lain pasangan Anies-Imin justru asyik melenggang melakukan roadshow ke sejumlah daerah. Pasangan yang diusung Nasdem, PKS dan PKB ini seperti mendapat keberuntungan dengan perpecahan yang terjadi pada kubu lain.

Pasangan AMIN ini mengunci sejumlah titik yang menjadi simpul suara yang ada di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Sejumlah kyai dan pondok pesantren berbasis Nahdlatul Ulama telah didatangi untuk mendapatkan dukungan.

Bukan main -main, saking optimisnya pasangan AMIN meyakini bisa menang satu putaran, kendati dalam survei sejumlah lembaga mereka selalu ditempatkan di urutan ketiga, tertinggal dengan Prabowo-Gibran dan Ganjar-Mahfud.








Komentar0

Type above and press Enter to search.